Ternate, 30 Maret 2025 – Malam takbiran Idulfitri 1446 Hijriah di Kota Ternate diwarnai dengan bencana banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore hari. Sejumlah wilayah terdampak cukup parah akibat meluapnya kali mati, seperti di Kelurahan Rua yang berbatasan dengan Kastela, serta di Kelurahan Gambesi yang berbatasan dengan Sasa.
Selain itu, kompleks rumah dinas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kelurahan Jambula juga terdampak. Warga yang bermukim di sekitar lokasi mulai panik dan sebagian telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Kami khawatir karena air terus naik. Beberapa warga sudah memilih mengungsi ke rumah kerabat,” ujar seorang warga di Kelurahan Gambesi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terdampak dan kemungkinan adanya korban. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate telah dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
Sementara itu, suasana malam takbiran di kota yang biasanya dipenuhi gema takbir dan konvoi kendaraan berubah menjadi kepanikan di beberapa titik akibat banjir. Sejumlah ruas jalan juga terpantau tergenang, sehingga menghambat arus lalu lintas.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menangani dampak banjir ini. “Kami harap ada bantuan segera, apalagi ini malam takbiran. Banyak dari kami sudah bersiap untuk merayakan Lebaran, tapi malah harus menghadapi banjir,” kata seorang warga di Jambula.
Hingga kini, hujan masih mengguyur dengan intensitas sedang. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
(Red/Zul)