REPUBLIK KIERAHA | HALSEL – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX tingkat Kabupaten Halmahera Selatan, resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Jum’at (1/3/2024).
MTQ tersebut dipusatkan di kawasan Masjid Raya Halsel, Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dalam sambutan menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ ini tidak hanya semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-Qur’an, melainkan jalan mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al-Quran di Halmahera Selatan.
“Mari kita mengaktualisasikan momentum MTQ ini dalam kehidupan kita guna mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang religius dan islami, serta membentuk akhlak yang Qur’ani,” ucap Bupati Bassam Kasuba.
Lanjut Bupati, kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an dilakukan setiap tahun dan ini adalah wujud komitmen Pemerintah Daerah untuk memposisikan serta memfungsikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup didalam kehidupan kita.
“Tidak ada ilmu yang paling utama serta bentuk pengabdian yang paling mulia di bumi ini kecuali hidup ikhlas, selain mempelajari, memahami Al-Qur’an dan menyebarluaskan syiar Islam,” tutur Bassam Kasuba.
Orang nomor satu di Halsel ini juga mengutip sabda Rasulullah SAW, bahwa sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
Anak sulung Bupati dua periode Dr. Muhammad Kasuba ini menuturkan, pelaksanaan MTQ ini tidak hanya semata-mata wahana untuk mengikuti lomba membaca Al-Qur’an, tapi bagian mengedukasi umat agar lebih mencintai serta membumikan Alqur’an.
“Mari kita maknai momentum MTQ ini sebagai ajang edukasi bagi ummat untuk lebih memahami dan mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” pungkasnya.
Bupati juga berharap penyelenggaraan MTQ ini mampu mendorong perilaku masyarakat sesuai dengan kandungan Al-Qur’an agar masyarakat mampu menghargai dan menghormati segala bentuk perbedaan dalam bingkai keragaman hidup khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.
“MTQ ke XXX ini, bukan semata-mata untuk mencari juara disetiap cabang yang diperlombakan, tetapi mampu menciptakan perilaku sesuai ajaran Alquran dan mampu menghormati perbedaan demi Halmahera Selatani yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tutupnya.