Ternate – Sebuah speedboat yang mengangkut satu keluarga berjumlah sembilan orang—terdiri dari lima laki-laki dan empat perempuan—mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan antara Pulau Moti dan Pulau Mare, Selasa (01/04/2025).
Speedboat tersebut sedang dalam perjalanan dari Ternate menuju Kayoa untuk berziarah ketika musibah terjadi. Para penumpang terjebak di tengah laut selama sekitar dua jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.
Keberhasilan evakuasi tidak lepas dari peran salah satu penumpang yang menggunakan handphone anti air untuk merekam kejadian dan mengirimkan pesan darurat ke beberapa grup komunikasi. Informasi ini dengan cepat sampai ke Lurah Tafamutu, yang langsung mengerahkan kelompok pengawasan masyarakat Kelurahan Tafamutu untuk melakukan upaya penyelamatan.
Tim penyelamat berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat ke Kelurahan Moti Kota. Beredar sebuah video berdurasi 1 menit 36 detik yang menunjukkan kondisi para penumpang saat berusaha bertahan di tengah laut, menunggu bantuan datang.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab tenggelamnya speedboat tersebut. Namun, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan dalam pelayaran, termasuk ketersediaan alat komunikasi darurat dan perlengkapan keselamatan lainnya.